Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Mepanga Kab Parigi Moutong , PT PP Respons Cepat dan Tuntaskan Perbaikan

waktu baca 2 menit
Jumat, 28 Agu 2026 01:52 8 Admin 1

PARIGI MOUTONG, SULAWESI TENGAH — Proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Mepanga Hilir, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang disebut selesai dikerjakan pada 2025, diberikan informasi setelah ditemukan sejumlah bagian yang mengalami kerusakan.

Informasi tersebut menimbulkan perhatian serius, terlebih pekerjaan masih berada dalam masa pemeliharaan. Namun, pihak pelaksana, PT PP, disebut langsung mengambil langkah perbaikan setelah mengetahui adanya bagian pekerjaan yang perlu ditangani.

Petugas lapangan PT PP yang dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (28/8/2026), menjelaskan bahwa kerusakan yang ditemukan berada pada sejumlah bagian kecil dan telah ditindaklanjuti.

“Ada sejumlah bagian kecil yang perlu diperbaiki. Itu dikerjakan, hanya memakan waktu sekitar dua hari. Alhamdulillah sudah selesai,” ujar petugas lapangan PT PP.

Respons tersebut menunjukkan bahwa persoalan yang muncul tidak dibiarkan berlarut. Sebagai pelaksana pekerjaan yang masih berada dalam masa pemeliharaan, PT PP mengambil tanggung jawab dengan melakukan perbaikan terhadap bagian yang dinilai membutuhkan penanganan.

Sementara itu, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Sulawesi Tengah saat dikonfirmasi bahwa pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai prosedur dan berada dalam pengawasan.

BWS Sulawesi III juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, tenaga pelaksana turut melibatkan warga setempat.

Pernyataan tersebut menjadi bagian penting dalam melihat persoalan secara utuh. Sorotan terhadap kondisi fisik pekerjaan perlu ditempatkan secara proporsional.

Kerusakan pada infrastruktur irigasi, sekecil apa pun, tetap patut mendapat perhatian karena menyangkut fungsi fasilitas yang digunakan masyarakat. Namun, adanya kerusakan tidak serta-merta dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa pekerjaan secara keseluruhan gagal atau tidak sesuai ketentuan tanpa pemeriksaan teknis dan data yang memadai.

Dikejadian ini merupakan respons cepat PT PP dengan melakukan perbaikan selama masa pemeliharaan menjadi fakta yang perlu dicatat secara berimbang.

Publik tentu berharap setiap proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat maksimal dan memiliki kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Pengawasan pun menjadi penting, bukan hanya saat pekerjaan berlangsung, tetapi juga selama masa pemeliharaan.

Dengan demikian, informasi yang muncul terhadap proyek rehabilitasi irigasi Mepanga Hilir diharapkan tidak berhenti pada pemberitaan mengenai kerusakan, tetapi juga melihat bagaimana pelaksana dan instansi terkait merespons setiap persoalan yang muncul di lapangan. (Mat)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA