


Surabaya – Radar post Indonesia.com – Di Lapangan Tembak Brawijaya, Jalan Gajah Mada Nomor 1, Surabaya, semakin meriah dan berkualitas berkat keterlibatan perwakilan Perbakin dari berbagai daerah, perguruan tinggi, serta klub-klub menembak dari beragam wilayah.

Berlangsung selama tiga hari, 7–9 Agustus 2026, kejuaraan yang mengacu pada standar World Rimfire and Air Rifle Benchrest Federation (WRABF) dan International Metallic Silhouette Shooting Union (IMSSU) ini tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga memperkuat pembinaan, sportivitas, dan silaturahmi antarpenembak.
Hari pertama, Jumat, 7 Agustus, difokuskan pada registrasi ulang, pemeriksaan peralatan atau equipment check (EQC), rapat teknis seluruh nomor pertandingan, serta sesi percobaan lapangan agar peserta memahami kondisi arena dan memastikan perlengkapan yang digunakan sesuai ketentuan.
Memasuki Sabtu, 8 Agustus, suasana perlombaan semakin semarak dengan digelarnya pembukaan resmi yang dipimpin Ketua Pengurus Provinsi Perbakin Jawa Timur, Mayjen TNI (Purn) Dr. Drs. Wibisono Poespitohadi, MSc., MSi. (Han), didampingi jajaran pengurus Perbakin Jawa Timur.
Partisipasi peserta menunjukkan luasnya perkembangan olahraga menembak, dengan hadirnya perwakilan Perbakin Sampang, Malang, Surabaya, Probolinggo, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Mojokerto Kota, Kota Batu, serta kontingen dari Yogyakarta, Jepara, Klaten, Semarang, Ngawi, Lamongan, Depok, Tuban, Blitar, Madiun, Pasuruan, dan Pacitan.
Dari lingkungan akademik, Universitas Negeri Surabaya turut ambil bagian, sementara kehadiran berbagai klub menembak memperkuat persaingan sekaligus membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap olahraga ini terus berkembang.
Dalam acara pembukaan, panitia juga menyerahkan plakat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan daerah, institusi, dan klub yang berpartisipasi sebagai bentuk apresiasi serta upaya mempererat hubungan antarwilayah dan komunitas. Dalam sambutannya, Wibisono Poespitohadi memberikan penghargaan atas antusiasme seluruh peserta dan menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, serta sportivitas selama pertandingan.
Ia berharap kejuaraan tersebut mampu melahirkan penembak-penembak terbaik yang dapat mewakili daerah dan Indonesia pada kompetisi tingkat daerah, nasional, hingga internasional. Setelah seremoni selesai, pertandingan dimulai pada pukul 13.00 hingga 17.00 WIB dengan nomor WRABF HR Junior Putra dan Putri, IMSSU 18–41 Meter Putra dan Putri, IMSSU 33 Meter Putra, serta 3 Posisi PCP 33 Meter Putri. Rangkaian kompetisi berlangsung tertib sesuai regulasi yang ditetapkan, dengan peserta menunjukkan konsentrasi, ketepatan, dan daya saing tinggi di setiap nomor.
Panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh kontingen, perguruan tinggi, dan klub menembak yang telah hadir, karena dukungan mereka menjadikan kejuaraan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah strategis untuk menemukan bibit unggul, meningkatkan pengalaman bertanding, dan memperluas jaringan pembinaan olahraga menembak. Hari ketiga, Minggu, 9 Agustus 2026, dijadwalkan menjadi penutup sekaligus momentum penentuan para juara, sedangkan hasil lengkap pertandingan akan disampaikan melalui pemberitaan berikutnya.( Andi Amr)
Tidak ada komentar