BWS Sulawesi III Palu Bergerak Tangani Kekeringan, Siapkan Pompa untuk Pertanian di Waru Lamala

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Okt 2026 10:13 4 Admin 1

BANGGAI, SULAWESI TENGAH — Ancaman kekeringan mulai berdampak terhadap keberlangsungan pertanian di Daerah Irigasi (D.I.) Waru Lamala, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Kondisi tersebut mendorong Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu mengambil langkah penanganan untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi BWS Sulawesi III Palu. Dalam unggahannya, BWS Sulawesi III menyebut keterbatasan ketersediaan air dilaporkan berdampak terhadap sekitar 350 hektare areal pertanian, sehingga kebutuhan pasokan air menjadi semakin mendesak.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, tim Satgas BWS Sulawesi III Palu melakukan pengecekan kondisi di lapangan. Pemeriksaan mencakup ketersediaan sumber air, kondisi jaringan irigasi, hingga titik yang memungkinkan untuk penempatan pompa dan jalur pengaliran air menuju areal pertanian.
Sebelum menuju lokasi, tim juga memastikan kesiapan peralatan yang diperlukan. Sebanyak empat unit pompa Alcon berdiameter 3 inci, beserta perlengkapan pendukung dan kebutuhan operasional, disiapkan untuk mendukung upaya penanganan di lapangan.
Setibanya di lokasi, tim melakukan pengecekan sekaligus menentukan sumber air yang masih memungkinkan dimanfaatkan, titik penempatan pompa, serta pola pengaliran air menuju kawasan pertanian.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya BWS Sulawesi III Palu dalam menjaga keberlanjutan pasokan air di tengah kondisi kemarau dan keterbatasan sumber air.
Sebelumnya, BWS Sulawesi III Palu juga telah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau panjang 2026 melalui koordinasi lintas sektor. Dalam koordinasi tersebut, pengelolaan sumber daya air, penguatan jaringan irigasi, penyesuaian pola tanam, serta percepatan langkah mitigasi menjadi bagian dari strategi menghadapi potensi kekeringan.
SDA PU
BWS Sulawesi III Palu memiliki tugas dalam pengelolaan sumber daya air, termasuk irigasi, air tanah, air baku, serta operasi dan pemeliharaan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerjanya.
SDA PU
Upaya penanganan di D.I. Waru Lamala tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya respons cepat terhadap kondisi ketersediaan air, terutama untuk mempertahankan keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat.
Sumber informasi: unggahan akun resmi BWS Sulawesi III Palu dan informasi resmi BWS Sulawesi III Palu.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA