Pengerasan Jalan Kantong Produksi Desa Karawana Tingkatkan Akses Petani dan Dukung Perekonomian Warga

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Jul 2026 18:21 76 Admin 1

SIGI, Radar Post Indonesia – Pemerintah Desa (Pemdes) Karawana, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, mulai merealisasikan pembangunan pengerasan jalan kantong produksi pada Tahun Anggaran 2026. Pembangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD) ini merupakan hasil kesepakatan Musyawarah Desa (Musdes) Tahun 2025 sebagai upaya meningkatkan akses transportasi dan mendukung kelancaran aktivitas para petani.

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Fandi, mengatakan pembangunan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan sekitar 21 tenaga kerja melalui program Padat Karya Tunai (PKT), sehingga selain meningkatkan infrastruktur, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Selain pengerasan jalan, anggaran juga digunakan untuk menyewa alat berat guna memperlebar badan jalan agar proses pekerjaan lebih maksimal. Sebelumnya lebar jalan hanya sekitar dua meter sehingga kendaraan roda empat sulit berpapasan saat mengangkut hasil panen. Kini jalan diperlebar menjadi sekitar empat meter sehingga mobilitas petani menjadi lebih aman dan lancar,” ujar Fandi, Rabu (29/7/2026).

Sementara itu, Kepala Desa Karawana, Abdul Rahman, menjelaskan pengerasan jalan kantong produksi sepanjang kurang lebih satu kilometer tersebut memiliki pagu anggaran sekitar Rp25 juta. Menurutnya, pembangunan infrastruktur pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintah desa dalam memanfaatkan Dana Desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan akses jalan yang lebih baik, petani diharapkan dapat mengangkut hasil panen lebih cepat, lebih efisien, serta menekan biaya transportasi menuju lokasi pemasaran. Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Desa Karawana,” katanya.

Pemerintah Desa Karawana berharap pembangunan jalan kantong produksi tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani serta memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian desa. Infrastruktur yang dibangun berdasarkan aspirasi masyarakat melalui Musdes ini juga diharapkan menjadi pendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga.

Penulis: Ali

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA