


MAGETAN, – Nasib naas menimpa Suyono Adi Sucipto, warga RT 08 RW 03 Desa Jomblang, Kelurahan Takeran, Kabupaten Magetan. Kandang ternak miliknya rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah pada jum’at (24/7/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Tak hanya meratakan bangunan, musibah di tengah teriknya siang itu membuat 7 ekor kambing mati terpanggang.
Menurut keterangan pemilik, Musibah berawal saat api pertama kali terlihat menjilap bagian kandang sekitar pukul 12.45 WIB. Dugaan sementara mengarah pada percikan bara api tungku di dekat lokasi yang tertiup embusan angin kencang. Akibatnya, api dengan cepat menjalar ke kandang yang sebagian besar berbahan mudah terbakar.

Dengan peristiwa tersebut warga sekitar berupaya melakukan pemadaman secara manual , sembari menghubungi Tim damkar tiba. Meskipun api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi dinyatakan aman, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Namun, dugaan kuat tetap tertuju pada kelalaian sisa api tungku yang terbawa angin.
Dalam peristiwa tersebut tak ada korban jiwa. Namun, dari total 20 ekor kambing, sebanyak 7 ekor mati terpanggang, sedangkan 13 ekor lainnya berhasil diselamatkan. Kerugian materi akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat, khususnya pemilik peternakan, untuk selalu memastikan sumber api seperti tungku atau pembakaran sampah benar-benar padam sebelum ditinggalkan.(Aw)
Tidak ada komentar